Postingan

Menampilkan postingan dari Desember, 2017

PIAGAM GUMI SASAK: MARI DITENGOK

Gambar
Menurut Murahim M.pd., yaitu salah satu dosen Bahasa Sastra Indonesia FKIP Universitas Mataram, beliau merupakan salah satu tokoh yang ikut ambil andil untuk mendampingi pembacaan Piagam Gumi Sasak mengatakan bahwa” Piagam Gumi Sasak tidak di cetuskan oleh segelintir orang dan tidak dengan proses yang singkat. Piagam Gumi Sasak lahir karena adanya masalah-masalah kebudayaan. lahirnya piagam tersebut dikarenakan  karena adanya sejarah yang diobrak-abrik demi kepentingan penguasa” dan dari situlah lahir berdasarkan kesepakatan dari tokoh-tokoh masyarakat kebudayaan  untuk memperbaiki dan melindungi kebudayaan sehingga lahirlah sebuah hasil kesepakatan yang dikenal dengan nama “PIAGAM GUMI SASAK” yang bertujuan untuk menggali dan menegakkan jati diri suku bangsa Sasak, menegakkan harkat dan martabat suku bangsa Sasak dan menjunjung tinggi nilai-nilai kearifan lokal suku bangsa Sasak.Perumusan Pagam Gumi Sasak bertempat di aula Meseum Negeri Tenggara Barat, Lombok. Berikut isi ...

WOW: ADA APA DIBALIK TEMBOLAK?

Gambar
WOW : ADA APA DIBALIK TEMBOLAK ? Sebelum membahas apa yang ada dibalik tembolak, saya sedikit memaparkan apa itu tembolak. Jadi, tembolak itu adalah istilah orang sasak untuk  tudung saji yang berbentuk setengah lingkaran berwarna merah terbuat dari daun lontar, dibuat dengan cara dianyam dan biasanya tembolak akan dihias dengan sulaman empat warna di bagian atasnya, akan tetapi seiring dengan perkembanagan zaman para pengrajin membuat sulaman bermotif pada lingkaran tembolak. Tapi apa sebenarnya yang ada dibalik tudung saji bernama temboak itu? Jadi begini, tembolak dengan yang ada dibaliknya itu merupakan satu kesatuan yang disebut dengan “dulang”. Ada beberapa sajian yang khas di dalam dulang seperti “ares” makanan khas sasak dengan batang pisang sebgai bahan utama, ada “siong” yang bahan utamanya dari daging sapi atau daging kambing. Orang yang membuat hajatan atau syukuran baik itu nikahan, khitan, selamatan haji, dll.akan menghidangkan dulang untuk masyarakat kampun...

Nyongkolan: Wujud hormat pada wanita yang dicinta

Nyongkolan merupakan salah satu dari beberapa rangkaian acara adat tradisi dari prosesi perkawinan pada suku sasak Lombok NTB. Acara ini adalah bentuk penghormatan mempelai laki-laki terhadap mempelai wanita yang ingin ditunjukkan kepada mertua dan keluarga bahwa wanita yang dinikahinya diperlakukan secara terhormat. Hal ini dibuktikan dengan acara nyongkolan tersebut, dimana mempelai laki-laki mengantar memepelai wanita menuju rumahnya dengan dengan cara terhormat dan mendapat sambutan secara terhormat pula. Terkait dengan perjalanan nyongkol, apabila jarak rumah kedua mempelai sangat jauh maka perjalanan akan dimulai dari 1 km dari jarak rumah wanita yang akan dituju dan biasanya nyongkolan dilaksanakan dua hari  setelah pernikahan atau paling lama satu minggu setelahnya, tergantung dari kesepakatan kedua belah pihak. Dalam prosesi pengantaran tersebut mempelai laki-laki membawa beberapa rombongan yang akan mengiri perjalanan. Rombongan tersebut terdiri dari beberapa kelompok...